Cara mudah mendapatkan modal usaha | JadiBisa.Com

Cara mudah mendapatkan modal usaha

Cara mudah mendapatkan modal buat usaha yang pernah saya alami beragam. Tapi bila diceritakn semuanya rasanya kurang, bila membaca tips mudah mendapatkan modal untuk usaha yang telah dijelaskan oleh pakar keuangna dan bisnis terpopuler, siapa lagi kalau bukan Bapak Tung disem Waringin. Ada 12 tips yang beliau bagikan untuk mendapatkan dana segar untuk modal usaha tanpa dan atau juga dengan jaminan. Syarat utamanya adalah keberanian dan action. Kalau merasa siap, silahkan lakukan 12 tips mendapatkan modal usaha dengan mudah.
cara mendapatkan dana segar
1. Menabung

Ini cara mendapatkan modal usaha yang paling mudah sebenarnya, sangat pas untuk usaha yang sifatnya masih membutuhkan waktu lama atau tidak terburu-buru dan sepertinya pasar dari ide bisnis masih belum terlihat. Hanya saja resikonya kadang ide pasar yang kita rencanakan untuk dibangun terlewat oleh orang lain yang ternyata memiliki ide bisnis yang sama dengan kita. Parahnya, disaat kita masih mengumpulkan tabungan dan menyusun strategi untuk membuat pasar, malah orang lain sudah dahulu menciptakan. tapi tenang, gak perlu ciut, hal ini biasa,,,kita masih berksempatan untuk berinovasi. Jadi menabunglah selagi mampu. Siapa tahu kedepan ternyata ada ide bisnis yang lebih mudah.

2. Pinjam di saudara atau salah satu Keluarga.

Baik itu Suami, istri, adik, orang tua, atau siapa saja yang masih dalam lingkungan keluarga besar, sangat lumrah bila kita menjadikan mereka sumber dana segar yang terbaik dan aman dalam mendapatkan modal usaha dengan mudah. Tidak sedikit pengusaha muda yang memanfaatkan momen di kala ayah atau saudaranya memiliki rezeki lebih alias kaya untuk membangun sebuah bisnis. tapi bagaimanapun profesionalisme Anda dalam mengelolahnya juga harus benar-benar jelas. Karena justru orang terdekat kitalah yang nanti kadang berada di barisan paling depan untuk mencampuri usaha kita saat kita terjatuh dan bikin down lebih dalam. Sekali mereka kecewa, maka kekhawatiran-kekhawatiran yang Anda sendiri tidak bisa mencernanya muncul dari mulut mereka. Namun tidak begitu juga bila Anda sebelumnya benar-benar menjelaskan planing dan hambatan dari usaha anda yang masuk akal.

3. Hutang teman.

Berhati-hatilah untuk sumber modal yang satu ini. Memang tingkat keberhasilannya mendapatkan modal usaha gratis tanpa jaminan kadang lebih mudah ketimbang pinjam uang saudara sendiri. Tapi perlu diingat, tidak sedikit kenyataan dari sebuah silaturahmi dan persahabatan Anda dengan teman Anda rusak yang disebabkan oleh hutang. Anda harus menyiapkan sumber dana talangan paling gak nilainya setengah dari hutang yang kita pinjam, lebih baiknya lagi kalau bisa fuul. Ini untuk menjaga nama baik anda sendiri di mata teman dimana anda meminjam modal. Ketika mampu membayar, lunasilah dengan segera. Bila usaha mampet, jangan coba-coba beretikad ingin menghilang darinya. Walau memang kadang terlihat teman kita memaklumi masalah kita, waspada saja bahwa lidah tak bertulang, lebih baik gali lobang lagi ditempat yang lain sekedar untuk mambayar utang yang telah terlalu lama ngendap, demi nama baik Anda. nama baik itu mahal dari berapapun besar modal yang pernah Anda dapatkan.

4.Private Investor.

Berbeda dengan menabung, kali ini Anda sendiri yang menjadi investor untuk usaha Anda sendiri,dengan kemampuan yang ada, sebagai inisiator dalam menjalankan bisnis tertentu. Tentu dengan perhitungan pembagian hasil yang nyata juga, selalu poskan beberapa persen keuntungan untuk disisihkan buat private investor, disamping ada gaji Anda sebagai bos. Artinya Anda sendirilah yang membeli pertama, lalu bangun lagi ruang investor lagi.

 5. Modal Ventura

Modal usaha tnpa jaminan yang seperti ini hanya didapatkan apabila, usaha Anda telah berjalan beberapa masa dan memang terlihat perkembangan yang jelas, sehingga siapapun yang melihat tentu optimis akan perkembangan usaha Anda dimasa yang akan datang. pada tahap ini Anda hanya mengajukan planing modal yang Anda butuhkan kepada pemodal besar. Mereka mau memberikan ketika melihat usaha Anda telah berjalan dan di masa yang akan datang yang sepertinya semakin untung.

 6. Hutang bank

Yah namanya juga bank, kerjanya mengumpulkan duit. Tapi bukan untuk dipinjamkan kepada pengusaha yang tidak memiliki kesiapan tanggung jawab dalam hal ini kita sebut jaminan. Property tanpa sengketa dan bersertifikat adalah jaminan yang paling disukai bank, menuyusl BPKB kendaraan pribadi Anda, dan lain-lain. Hanya satu kata, berhati-hatilah mengelolahnya.

7. Jual saham.

Kalau yang satu ini belum pernah saya lakukan, tapi bila dicermati fenomena bisnis untuk skala besar. Inilah alat permainan mereka dalam mendapatkan modal tanpa jaminan. Mereka hanya menjual beberapa persen saham atau kepemilikan kepada mereka yang sedang memiliki dana segar, dan cepat.

8.Jual Franchise

Usaha waralaba yang sedang menjamur di Negeri ini. Bila termasuk Anda juga pemiliknya, Jelas, ketika ada ide bisnis yang menurut Anda lebih menjanjikan di suatu tempat tertentu ketimbang franchise Anda sekarang, kenapa tidak untuk menjualnya. Harga franchise hanya Anda sendiri yang bisa mengukur, tidak mudah untuk menemukan harga pasaran untuk franchise yang sudah berjalan dan memberikan keuntungan. Jangan takut untuk lansung memberikan harga selangit, resikonya gak terlalu terlihat, toh nanti ada negosiasi dan perbandingan dengna ide Anda saat ini.

 9. Jual Ide

Anda bisa melakukannya melalui ebook, menulis buku atau mengajukannya blueprint ide anda ke orang yang menurut Anda pantas menjalankan ide dari Anda tersebut, dan benar-ide-ide yang mereka butuhkan. Ini bisa jadi uang atau modal usaha Anda selanjutnya.

 10. Patnership

Biasa disebut patungan, dengan persentase pembagian hasil yang telah dimusyawarahkan. bisa mengajak kenalan, teman, pacar, atau saudara sendiri. Yang siap menjalani jatuh bangun dan sukses bersama. Tidak semestinya ada kambing hitam dalam hal ini. sesama patner harus saling memahami, saling bahu membahu untuk membangun modal untuk usaha, tidak terkecuali rasa saling percaya. Ini seni mendapatkan modal usaha yang saya senangi.

 11.Hutang Supplier.

Bermodalkan nama baik yang jujur, suplier gak segan-segan untuk menitipkan barang dagangannya ke tempat Anda, seperti saya dahulu bermodalkan benar-benar dengkul, hanya menyebarkan informasi saja bahwa saya punya mitra yang menyediakan sesuatu yang mereka pada saat itu butuhkan, yakni komputer satu set full. Suplier mempercayakannya kepada saya untuk menjualnya tanpa saya mesti membeli terlebih dahulu. Laku dan tadaaa,,, untungpun dapat.

 12. Hutang kepada pembeli.

Pembeli sendiri memberikan modal untuk membelikan sesuatu, Anda dalam hal ini bisa disebut broker. Pembeli membayar di muka walau barang belum terlihat. Ini perlu nama baik juga, dan daya negosiasi yang baik atau jiwa marketing yang mumpuni.

Anda telah mebaca artikel tentang cara mudah mendapatkan modal usaha , Anda boleh menyebarkan artikel ini kepada teman-teman Anda dengan menyertakan link yang ada.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara mudah mendapatkan modal usaha"

Posting Komentar